Menjaga kesehatan gigi dan gusi membutuhkan kebiasaan harian yang konsisten dan dilakukan dengan benar. Banyak orang menganggap bahwa menyikat gigi dua kali sehari sudah cukup, padahal kualitas dan teknik menyikat juga sangat berpengaruh. Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut dan pasta gigi berfluoride dapat membantu membersihkan plak tanpa merusak enamel. Selain itu, menyikat gigi minimal dua menit memastikan seluruh permukaan gigi benar-benar dibersihkan. Kebiasaan ini sangat penting untuk mencegah penumpukan bakteri di dalam mulut.
Menggunakan benang gigi setiap hari merupakan tambahan penting yang sering diabaikan. Benang gigi membantu membersihkan sisa makanan yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Sisa makanan yang menumpuk dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang menyebabkan bau mulut dan iritasi gusi. Dengan rutin menggunakan benang gigi, seseorang dapat menjaga kebersihan di antara sela-sela gigi secara lebih menyeluruh. Hal ini berkontribusi besar pada kesehatan mulut jangka panjang.
Selain sikat dan benang gigi, penggunaan obat kumur juga memberikan manfaat tambahan. Obat kumur antiseptik dapat membantu mengurangi jumlah bakteri dan menjaga napas tetap segar lebih lama. Penggunaan obat kumur sebaiknya dilakukan setelah menyikat gigi agar manfaatnya lebih optimal. Namun, penting untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak mengandung alkohol terlalu tinggi. Kebiasaan menggunakan obat kumur secara teratur membantu gusi tetap sehat dan bebas iritasi.
Untuk menjaga kebersihan mulut, mengganti sikat gigi secara berkala juga merupakan langkah penting. Sikat gigi yang sudah usang tidak lagi efektif membersihkan plak dan justru dapat melukai gusi. Umumnya, sikat gigi perlu diganti setiap tiga bulan atau lebih cepat jika bulunya sudah mulai melebar. Dengan menjaga semua kebiasaan ini, seseorang dapat memastikan kesehatan mulutnya tetap terjaga dari hari ke hari. Kebiasaan kecil tetapi konsisten memberikan hasil besar bagi kesehatan gigi dan gusi.
